Rabu, 15 Maret 2017

DARAH

Datangku kemari tak lain pilihan ibunda
Tanahku, cintaku bukanlah pilihannya
Pergi jauh pintanya tak kan ada sesal benaknya
Sesalku demikian tak beralasan baginya

Penasaranku di ujung jalan pikirku
Jikalau ibunda tak bawaku ke sini
Akankah kucinta tanah airku ini
Walau darah memisahkan raga dari jiwa merah putih

Tanah air beta, ucap mereka
Tanah jajahan, ucap yang lain juga
Kubela jua tetaplah tiada putus di ujung asa
Penantian lama akan janji-janji surgawi yang para pejuang

Namun siapa gerangan diriku tuk peduli
Cacian demi patahkan harapan menjadi candu tiada berarti
Sulit batin sudah jelas kan halangi perjalanan
Di titik ini mati pun aku tak peduli

Indonesia merdeka, teriak mereka
Perjuangan sia-sia tiada gunanya, teriak mereka
Belum merdeka namanya jika masih dijajah, kuteriakkan
Kita harus bangkit dari keterpurukan yang menghantui bangsa ini

Sedirianlah kita tak mampu apa-apa
Pikiran kotor merusak martabat tanah air tercinta
Buang mereka, bunuh mereka semua yang telah merusaknya
Bersama kita pasti bisa
-LMH

note : if you want to copy this poem, don't forget to include the source and author

Tidak ada komentar:

Posting Komentar